Selasa, 13 November 2018

Sharing ilmu PPA

*Materi ke 3*

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Astaghfirullohal 'adziim
Allohumma sholli 'ala Muhammad wa aali Muhammad.
Subhanallaah wabihamdihi Subhanallaahil 'adzhim.

Baik kawan kawanku yang dicintai Allah...
Kita lanjut lagi ya pembahasan tentang PPA ini.
Setelah dua materi lalu membahas tentang doa... (basic dasar PPA)
kali ini kita pun kita akan membahas doa, tapi dari sudut pandang yang berbeda.

Kita berdoa saat kita memandang masalah kita sebagai azab dariNya
Jika akar masalah Anda adalah _*azab*_, maka tidak ada cara lain bagi kawan kawan selain taubatan nasuha dulu.

Kenapa?
Karena bisa jadi doa doa kita yang selama ini tidak terkabul, itu karena terhalang oleh dosa kita sendiri.

Sebenarnya kita sendiri yang bikin hidup kita susah, bukan Allah.

Coba ingat ingat ketika kawan kawan kena masalah, baru dapet musibah... Apa yang dirasakan?
Deg degan!
Panik!
Sedih!
Takut!
Khawatir!
Was was alias cemas!
Dan segala rasa gak enak berbaur jadi satu. Bener, kan?
Betuuuul!

Kenapa kawan kawan merasa seperti itu?
Karena ketika datang masalah, kawan kawan fokusnya hanya ke masalah dan *tidak berusaha melihat jalan keluar

Contohnya seperti ini,

Misalnya kawan kawan sedang berkendara, tiba tiba hujan lebat dan wipper mobil Anda rusak!

Kira kira jalanan yang akan Anda lalui untuk sampai ke tempat tujuan terlihat?

Terus... Saat itu kira kira perasaan Anda gimana?

Takut, was was, juga deg degan, kan?

Nah, pertanyaannya...
"Apa yang sebenarnya membuat Anda was
was?"

Jawabnya...
Karena jalanan di depan ga kelihatan!
Karena takut nabrak..
Takut masuk jurang...

Kenapa?
Karena jalan yang akan dilalui berubah buram, ga kelihatan!

Tapi badan jalannya masih ada, kan?
Iya, ada!
Tapi itu tadi..



. Gak nampak!





Gak kelihatan dengan jelas!
Kenapa?
Karena kaca mobil jadi buram tertutupi cucuran air hujan, dan
pandangan jadi terhalang akibat wipper mobil rusak.


Nah... Begitulah, kawan kawan.
Sama halnya ketika kita ada masalah dan kesulitan.

Sebenernya bukan gak ada jalan keluar, tetapi karena kita tidak tau apa dan bagaimana cara mendapatkan jalan keluar dari masalah yang dihadapi.
Kita tidak sadar bahwa kaca kita tertutup cucuran air hujan (dosa)

Jalan dan cara untuk keluar dari masalah itu sebenernya ada dan banyak (bukankah Allah selalu mendatangkan solusi di setiap masalah?)

Kitanya yang ga sadar sehingga kita
ga bisa ngeliat jalan keluar dari kungkungan masalah?

Lebatnya dosa dan rusaknya wiper kita (kesadaran diri akan dosa) membuat mata kita tertutup dan tidak mampu melihat jalan keluar

Astaghfirullaah...
Maka mulai sekarang, aktifkanlah _"wipper"_kita, _"wipper"_
kawan kawan semua!

Basahi lisan kawan kawan dengan istighfar sepenuh hati, benar benar mohon ampun dan minta maaf pada Allah!

Di saat berkendara... Istighfar.
Di saat nyuapin anak... Istighfar!
Di saat main Facebook... Istighfar!
Di saat kepasar... Istighfar!
Di saat pergi ke tempat rekreasi... Istighfar!

Dawamkan, kawan kawan. Awalnya memang susah, tapi kalo sudah biasa 3 4 hari konsisten istighfar maka akan jadi kebiasaan dan rasanya jadi aneh kalo ga istighfar.

Masih ga percaya fadillah istighfar?
Ini ayatnya;
*Maka aku katakan pada mereka: beristigfarlah Sesungguhnya Dia maha pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta, dan anak
anakmu, dan mengadakan untukmu kebun kebun dan sungai sungai.*
*(Qs : Nuh 10 12)*

Kawan kawan, ini real solusi dari Allah!

Nyambung ya sama *materi
kemaren.*
Intinya... Kita dekati Allah. Kalo lagi banyak dosa, segera minta ampun supaya dosa kita tidak menghalangi kita untuk dekat sama Allah.

Kalo sudah dekat ke Allah, sudah tau maunya Allah... Maka insya Allah, Allah kabulkan doa kita, Allah beri apa yang kita minta padaNya.
Dan itu bukanlah hal yang mustahil bagi Allah.

Istighfarlah dengan penuh penghayatan.
Istighfarlah dengan penuh kesungguhan..

Gak ada keraguan sedikitpun.
Lakukan sepenuh hati, _*jangan mengharap miracle dari istighfar, tapi mohonlah ampunan dan cinta Allah melalui istighfar.*_
Kalo udah di ampuni, kemudian dicintai oleh Allah, maka... (Kata Allah);
*apapun yang hambaKu inginkan pasti Ku kabul*

Dengan istighfar ini juga masalah keuangan kita pasti beres!
(Lihat arti ayatNya)
Yang belom punya anak, insyaa Allah segera punya anak. (lihat arti ayatNya)
Yang mau bebas hutang, juga bisa!

Ini ayat Qur'an loh, kita harus yakin!
Sebab kalo ga yakin... Maka pengabulanNya atas doa dan permohonan kita akan jauuhhhh.

Kawan kawan tau gak?
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, ketika Allah memberi kita masalah, sebenernya _bukan untuk kita segera mencari solusinya_
yang diinginkan Allah adalah kita kembali padaNya dahulu,
mengingatNya dahulu,
mendekat padaNya dahulu,
berdekatan
denganNya dahulu..

Ga percaya

?
Ini ayatnya;

*Hai orang orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuha (semurni murninya), mudah mudahan Tuhan kamu akan menutupi kesalahan kesalahanmu dan memasukan kamu ke
dalam syurga


yang dibawahnya mengalir sungai sungai. (Qs At Tahrim 8)*

Artinya apa? Apa maksudnya?

Maksudnya tuh... Allah manggil kita!;
Wahai orang yang punya hutang Milyaran, Aku bisa lunasin!
Wahai orang orang yang hubungan keluarganya lagi rusak, bisa Aku perbaiki!
Wahai orang orang yang kondisi financialnya lagi bermasalah, percayalah Aku bisa pulihkan!

Bayangin kawan kawan...
Ketika kita lagi banyak dosa, Allah malah manggil kita untuk mendekat padaNya, terus disuruh tobat, kemudian Allah hilangin masalah kita, Allah benerin!

Jlebb!!!
Bertaubatlah kepada Allah dengan taubatannasuha (semurni murninya taubat), mudah mudahan Tuhan kamu akan menutupi kesalahan kesalahanmu dan memasukan kamu ke dalam syurgaNya.
(Aamiin Allahumma Aamiin...)

Sini kamu taubat padaKu, biar aku yg beresin semua masalahmu!
Kamu fokus saja menyesali semua kesalahanmu dan perbaiki diri, biar Aku yang bertanggung jawab. Aku yang akan menghidupimu dan memberimu nikmat hingga Akhirat!

Tuh gimana ga enak, coba?
Ini harus dipahami baik baik ya kawan kawan, bukan cuma dipaham, pahami atau diikhlas ikhlaskan, tapi paham beneran dan ikhlas seikhlas ikhlasnya.

Setiap ada masalah, tenang dulu dan fokus pada Allah.
Rasakan dan temukan apa pesan cintaNya.

Dan ketika kepahaman sudah muncul, insya Allah bi idznillah kita akan tenang..

Balik lagi ke awal...

Apa sih sebenernya penyebab masalah itu?


Penyebab munculnya/ timbulnya masalah itu ada dua, yaitu:
*1. Azab*
*2. Ujian*

Kebanyakan dari kita ketika terjebak masalah selalu merasa Allah sedang ngasih ujian, jarang dari kita yang merasa kena azab sehingga jarang menyadari akan dosa dan lalainya diri..

Tapi kalo versi kang Rezha Rendy seperti ini, jangan buru menentukan itu azab atau ujian hehehehe...

Trus sebenarnya masalah itu hadir dalam hidup kita sebagai apa?

Suatu ketika ada yg merasa seperti ini

"Eeeh... Sy lagi diuji nih...!"
Ntar Allah jawab; "iiih PeDe!"
abis maksiat, terus bilang dapet ujian?

Idealnya ujian itu gini yaa
Kalau kita di sekolah mau ikut ujian syaratnya apa?
Sudah pantas untuk diuji/kalau di sekolahan biasanya di sesi akhir kan sebelum naik tingakatan baru kita diuji

Tapi jangan buru buru juga nganggap masalah itu sebagai azab
Karena kita akan merasa sangat terpuruk dan bisa putus asa

Terus... Gimana harusnya kita menyikapi masalah?

Yuk Mari kita anggap masalah itu sebagai bentuk *CintaNya*

Kalo kita lagi dapet masalah, sebenarnya Allah rindu, Allah kangen sama kita, Allah menunggu kita untuk kembali padaNya dalam tangisan manja merayuNya

Pernah liat anak kecil ngadu ke orang tuanya?
Maaaaa akuu pengen beli itu
Maaaaa akuu kemarin ada masalah ini di sekolah
Maaaaa akuu ini akuu itu..
Biasanya anak kecil sambil nangis kan

Nah seperti itulah Allah kawan kawan, Allah rindu pada kita hamba hambanya 😭😭
Kadang kita terlalu sombong, menganggap diri mampu menghadapi dan menyelesaikan setiap masalah..

Bisa dirasakan, ya?
Jadi, mulai sekarang, kalo ngeliat orang lain dapat masalah, jangan kita "judge" mereka sebagai orang hina
ato mereka rendah. Justru seharusnya kita ambil hikmah / pesan cintaNya.

Oh... Ternyata mereka lagi disayang Allah, lagi disuruh taubat...
Supaya dosanya abis di dunia, di akhirat tinggal masuk syurgaNya aja.

Begitupun dengan masalah yang terjadi pada kita, masalah yang dialami diri sendiri, selalu fokus ambil pesan cintaNya, ya kawan
kawan.

Oiya ada lagi
nih masalah yg beda bentuknya, bentuknya enak di mata manusia tapi sebenarnya sedang "dicuekin" oleh Allah..
Loo kok bisa?

Yaa Istidraj namanya

Contohnya gini...
Misal kawan kawan saya kasih uang 50 ribu.
Seneng, ga?
Seneng dooong, pastinya!
Lantas uang 50 ribu tadi saya ambil lagi.
Rasanya gimana?
Pasti agak kecewa, kan?
Tapi paling kecewanya sebentar saja kan karena uangnya cuma 50 ribu.

Nah... Setelah si uang 50 ribu saya ambil dan Anda kecewa,
Sekarang saya kasih lagi tuh 100 ribu, kemudian ditambah 1 juta, ditambah lagi 100 juta, teruuuuus sampai saya kasih 1 milyar!
Gimana tuh rasanya? Seneng banget, kan?

Wah Bukan seneng seneng lagi, pastinya buahagia pake buangettt!

Tapi... Di saat Anda lagi bahagia bahagianya, tiba tiba seketika uangnya saya ambil lagi semuanya! Pokoknya tu uang saya rampassss dari tangan Anda!

Kebayang gak seberapa kecewanya?
Sakit hati diambil uang milyaran dibanding sakit hati diambil uang 50 ribu, sakitnya sama gak?

Begitulah kawan, janganlah iri sama orang yang berkecukupan,
bisnisnya jalan, tapi dia gak sholat dan juga gak rajin ibadah.
Sekali lagi... *jangan iri* ya, kawan kawan.

Karena sesungguhnya yg seperti itu suatu saat akan Allah jatuhkan..

Na'uudzubillaahi min dzaalik!
Wallahu a'lam bishowab

=====================

*Rangkuman Materi 3*

✍🏼 Mari kita *bertaubat* sebenar benarnya taubat.
✍🏼 *Bisa jadi do'a kita blm terkabul dikarenakan terhalang oleh dosa2 kita sendiri,* kita sndiri yg buat hidup kita susah bkn Allah.
✍🏼 *Ketika dtg masalah seharusnya kita berusaha melihat jalan keluar bkn fokus pada masalah*. Allah udh kasih sepaket antara masalah dan jln keluar, jd jln keluar dari masalah itu sbnrnya dekat, tp msh tertutup samar dgn dosa2 kita.
Astaghrifullah....
✍🏼 *Basahi lisan kita dgn dzikir, istighfar sepenuh hati, ikhlas dari hati, ingat dosa2 yg prnh kita buat.* Beristighfarlah disaat apapun, dimana pun kecuali di tmpt terlarang.
Lg masak, kerja, nyapu, ke pasar, nyuapin anak, ..terus beristighfar,, terus isi diam kita dgn istighfar.
✍🏼 *Intinya: dekati Allah, ngerasa udh buat dosa trus istighfar, taubat* biar gak ada lg penghalang kedekatan kita dgn Allah,, kalo kita udh dekat dgn Allah maka insyaa Allah.. akan Allah kabulkan do'a2 kita, apa yg kita minta diberiNya. Itu bkn hal yg mustahil.
✍🏼 *Harus yakin bahwa doa kita pasti dikabulkanNya* asal kita udh istighfar sepenuh hati.
✍🏼 *Jika kita dpt masalah, tujuan Allah bkn nyuruh kita nyari solusi dari masalah, ALLAH kangen sama kita, kangen pengen dekat kita lg, pengen kita kembali mengingatNya.*
✍🏼 Sbnrnya Allah sedang memanggil kita dgn masalah/cobaan2 itu... Ketika kita lg bnyk dosa, Allah malah nyuruh kita mndekat padaNya, disuruh taubat kemudian Allah hilangin masalah kita, Allah beresin semua.
✍🏼 Allah bilang: "kamu fokus aja menyesali dosa2mu, perbaiki diri aja dulu, AKU yg bertanggung jwb utk hidupmu dan ngasih nikmat hingga akhirat!! Masya Allah, udh dijamin. Jd nunggu apa lg??
✍🏼 Kalo ada masalah, tenang dulu dan fokus pada Allah, temukan pesan cintaNya, kalo udh dpt pesan cintaNya, kita pasti berasa tenang.
✍🏼 Kalo lg dpt masalah, *anggap aja kita lg dicintai Allah*. Allah suruh kita *introspeksi diri*/ muhasabah diri.

Must To do :
Jika lagi dapet masalah maka *Bertaubatlah, beristighfar, introspeksi
diri, anggap kita sedang dicintai Allah.* dan carilah pesan Cinta Nya.

Salam
Andra Adetia
Agent of PPA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar